
Maka tidak heran jika para TKW yang ada di penampungan KBRI rata-rata sudah tidak *maaf* perawan dan beberapa kali pindah majikan. Di majikan pertama hanya tahan 1 bulan, 1 minggu, atau bahkan HANYA 1 HARI. Padahal, mereka sudah menandatangani surat pernyatan akan bekerja selama 2 TAHUN!
Pesanku lewat tulisan ini adalah, JIKA DIANTARA PEMBACA ADALAH TKW (eh, ada ga ya), URUNGKAN NIATMU BEKERJA SEBAGAI PEMBANTU DI NEGERI LAIN (kalau selain PEMBANTU boleh! Justru dianjurkan). ATAU JIKA DIANTARA PEMBACA MEMPUNYAI SAUDARA YANG AKAN BEKERJA SEBAGAI PEMBANTU DI NEGARA LAIN, CEGAH! PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT, KAWAN. … selengkapnya klik [sini]















kok ya masih banyak yang dikirim ke sana?
kalau urusan sudah sampai pada “tekanan ekonomi”, jangankan keperawanan, nyawa juga boleh jadi taruhan.
lhooo…memperbaiki keturunan mas..
lagian kan wis ono UU kewarganegaraan keturunan campuran..
miris krungune..
lha kalo TKI pria *ndak jenenge TKP?* piye mas sek podo pejoko rak?
untuk urusan sejengkal (perut dan senjengkal ke bawah)..urutan pengorbanan bisa di bolak balik. kadang perut untuk bawah perut, kadang bawah perut untuk perut
ngenes banget, nasib pemasok devisa besar yang terlupakan..
ya.. tergantung sih,,!! munkin jga TKW na yg mau.. klo emang enggak mau kan bsa ngadu sm majikan cwe,, iya kan,, hi.hi.hi