Bungai Bangkai dan Warga Sumatera


“Maksudku d sumatera dah biasa nanget pagi2 bangun tidur liat bunga bangkai tiba2 tumbih d halaman rmh”

Penggalan komentar dari salah satu teman tentang foto Bungai Bangkai yang saya pasang di sosial media. Fotonya seperti ini :

Sumber foto klik [sini]

Saya kaget campur mikir membaca komen tersebut.

Info dari Bapak Syafaat – Majalah Turis Indonesia, di Kebun Raya Bogor, bila ada pengumuman atau pamlet iklan bahwa Bunga Bangkai akan mekar pada hari dan tanggal tertentu. Maka pada hari – H tersebut, Kebun Raya Bogor akan dipenuhi pengunjung ingin melihat Bunga Bangkai yang sedang mekar tersebut.

Bapak Asnody – Komunitas Peduli Puspa Langka Bengkulu dan Ketua Bengkulu Heritage Society bercerita : di German Botanical Garden yang pernah mengimpor empon-empon vegetatif Bungai Bangkai dari Bengkulu, bila saatnya mekar, moment tersebut dapat menarik perhatian dan pengunjung masyarakat dari negara-negara Eropa.

Bungai Bangkai yang tumbuh sembarangan di pekarangan warga mungkin hal “biasa” bagi warga Sumatera, tapi ini “unik” bagi Rakyat Indonesia, bahkan “langka” bagi Penggemar Bunga / Puspa Dunia. Para penggemar dari luar negeri rela membayar berjuta-juta uang untuk keliling dunia, menyisir hutan hujan tropis katulistiwa, untuk demi melihat Bunga Bangkai mekar.

Mari kita sadari, bahwa Bunga Bangkai menjadi salah satu kekayaan Alam Sumatera, keajaiban Nusantara, dan dicari-cari orang dunia di luar Indonesia.

Mari kita perlakukan dengan baik Bungai Bangkai tersebut, agar anak – cucu kita kelak tetap bisa menjumpainya, bukan sekedar melihat foto cerita tanaman langka yang sudah punah dan hilang oleh waktu (Bapak Holidin – Penggiat Konservasi Bunga Bangkai Bengkulu). Bungai Bangkai atau Bunga Kibut adalah potensi wisata bagi masyarakat sekitar dan duta wisata bagi Indonesia ke luar negeri.

Bila Bapak Ibu terganggu dengan adanya Bunga Bangkai – Bunga Kibut di pekarangan rumah karena serangga lalat atau bau menyengat, silahkan menghubungi Dinas Pariwisata di Kabupaten, Kotamadya atau Propinsi tempat Bapak Ibu tinggal. Bisa juga ke Komunitas Peduli Bunga Puspa Langka Indonesia. Beliau-beliau dengan senang hati memberi nasehat pada Bapak – Ibu, bahwa mekarnya bunga tersebut dapat mendatangkan manfaat ilmu, wawasan, pengetahuan, silaturahim dan materi bagi warga yang ditempati.

Bila tetap tidak berkenan adanya bunga tersebut, beliau-beliau dari Dinas Pariwisata dan Komunitas akan senang hati pula memindah bunga tersebut ke tempat konservasi tanaman langka tanpa merusak pekarangan Bapak Ibu.

Bagi warga luar Sumatera yang ingin melihat langsung Bunga Bangkai di habitatnya dapat menghubungi teman saya Komunitas Bunga Bangkai : Kakak Lidya, Kak Asnody, Kak Depi, dan Kak Krisna di +62-819-770-99000

Iklan

3 thoughts on “Bungai Bangkai dan Warga Sumatera

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s